
Malam ini adalah malam Jumat. Kata orang, malam Jumat adalah malam yang keramat. Entah itu benar ato engga' tergantung dari pribadi yang menyikapi. Kalo aku sih menyikapinya dengan percaya kepada Sang Khalik. Dia menciptakan mahkluk lain selain manusia, yaitu syaiton. Ada yang percaya, ada pula yang tidak. Kalo ditanya: pernahkah engkau melihatnya sendiri? Jawabku: sudah.
Kisah pertemuanku dengan mahkluk Allah lainnya sebenarnya sudah lama terjadi, pada waktu umurku masih sekitar 10 tahunan. Dan aku masih ingat betul peristiwa itu. Begini ceritanya:
Dulu aku masih kelas 3 SD. Aku adalah sosok lelaki yang sebenarnya pemberani diantara dua saudaraku yang masih kecil. Saudaraku dua orang. Aku anak pertama. Seperti biasa aku dan adikku yang masih berumur 6 tahun setiap maghrib selalu sholat berjamaah di mushola sebelah rumahku, kira-kira berjarak 50m. Aku masih ingat betul hari apa saat itu. Senin. Ya, malam selasa. Setelah menjalankan ibadah sholat maghrib, aku dan adikku bergegas menuju sebuah surau kecil milik mbahku. Surau mungil itu mempunyai sekitar 10 santri. Meskipun kecil, tapi surau itu tetap ramai oleh santri-santri mbahku.
Sepeda federal kecil menemaniku bersama adikku. Aku berjalan di depan dan adikku menuntun sepeda di belakangku. Kami melewati jalan setapak yang gelap. Tak ada perasaan aneh menghinggapi perasaanku. Jalan setapak itu membelah mushola dan surau mbahku. Di ujung jalan itu terdapat rumpun bambu yang cukup lebat. Jalannya gelap. Aku berjalan pelan karena menunggu adikku. Sampai di persimpangan jalan setapak itu, aku melihat ada cahaya kecil memancar seperti bola lampu di dekat rumpun bambu. Aku berpikir mungkin itu adalah lampu penerang yang baru dipasang mbahku. Akupun tak menghiraukannya. Tiba-tiba!!! tepat di atasku melayang-layang bola api seukuran bola sepak. Aku sangat terkejut. Aku terdiam dalam 3 detik. Perasaanku kacau. Antara rasa percaya dan tidak. Dan adikku menangis sejadi-jadinya sambil lari terbirit-birit. Sepeda yang ia tuntun ia tabrakkan ke pohon saking takutnya. Dan aku masih terdiam tak berkedip. Antara percaya dan tidak. Setelah 3 detik aku bisa berpikir kalo aku takut luar biasa. Bagaimana mungkin cahaya lampu kecil dari kejauhan tiba-tiba melayang di atasku??? Akhirnya aku bisa lari terbirit-birit. Kutemui adikku yang masih terisak-isak. Aku hanya memandangnya. Aku baru ingat kalo sepedaku ketinggalan. Kuberanikan diri mengambilnya. Ku toleh ke arah cahaya tadi. Deg...deg....deg...alhamdulilah sudah tidak ada. Tanpa pikir panjang sepeda langsung kuambil.
Aku menenangkan diri bersama adikku di depan surau. Teman-temanku sudah banyak yang datang. Langsung kuceritakan kejadian mengerikan yang baru kualami. Ekspresi mereka bermacam-macam. Ada yang takut, biasa bahkan ada yang tidak percaya. Mereka mengajakku untuk kembali ke tempat itu. Aku menyetujuinya. Kami berlima membuktikannya. Nihil. Dan tak ada yang percaya. Kuceritakan pada mbahku. Ekspresinya biasa saja. Tidak percaya pada ceritaku. Dan sampai saat ini, penglamanku masih kusimpan bersama adikku. Menurut cerita orang-orang, jalan setapak itu memang agak angker. Dulu ada kuburan di dekat rumpun bambu itu. Tapi sudah hilang dimakan usia, hanya tinggal gundukkan yang mirip kuburan. Ada juga kabar bahwa ada orang yang pernah melihat anjing sebesar anak sapi lewat jalan setapak itu dan menghilang di rumpun bambu itu pada waktu maghrib. Itu cerita terakhir yang aku tahu. Setelah itu tidak ada cerita mistis yang kudengar dari tempat itu. Anda percaya atau tidak silahkan saja.
Jin Diciptakan Dari Api إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَاقَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ
Ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah SAW menjelaskan bahwa jin diciptakan dari api :
Firman Allah SWT:
Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis: "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah" (QS.7: 12)
Firman Allah ta’ala :
( وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون )
“Tidaklah aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku”


Tidak ada komentar:
Posting Komentar